RSS Feed

Monthly Archives: April 2012

Manusia hidup untuk menderita?

Posted on

Dari manakah datangnya penderitaan? Hmm saya jadi teringat kakak saya pernah bercerita tentang seorang filsuf asal Prancis, Jean-Paul Sartre, tentang perkataannya bahwa neraka adalah orang lain. Jadi, apakah penderitaan itu datangnya dari subjek selain diri sendiri?

Manusia memiliki akal dan kesadaran. Dua hal ini yang membedakan manusia dari eksistensi-eksistensi lainnya sehingga manusia dapat bertindak sebagai subjek, menguasai dan melampaui eksistensi lain di sekeliling dirinya. Namun demikian, kehadiran manusia lain dapat melumpuhkan kekuasaan kita sebagai subjek, mencuri dunia kita dan bahkan menjadikan kita objek. Pada akhirnya, kehadiran orang lain akan membawa penderitaan dalam hidup kita. Jika demikian, lantas apakah manusia harus hidup tanpa manusia lain agar dapat lepas atau melarikan diri dari penderitaan?

Mengutip perkataan Sartre lainnya, manusia dikutuk untuk menjadi bebas. Ya, menjadi bebas adalah sebuah kutukkan. Kutukkan tentu saja merupakan sesuatu yang negatif yang akan membuat manusia menderita. Sebelumnya, Read the rest of this entry

Advertisements

‘Life is Beautiful’

Posted on

Keindahan sepertinya kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Manusia disini bisa dikatakan objek dari suatu keindahan, karena kebanyakan manusia pula yang membentuk keindahan itu sendiri. Misalnya keindahan disekitar rumah kita sendiri, kita menata rumah kita serapi mungkin agar terlihat indah, dan orang pun nyaman jika masuk ke dalam rumah kita, tapi sayangnya dengan kegiatan yang cukup padat setiap hari membuat kita kadang malas untuk membuat keindahan itu sendiri 😀

Selain bersih-bersih, Read the rest of this entry

Mencintai dan Mengasihi

Posted on

Love is something that doesn’t seek anything in return

Quote di atas adalah salah satu quote favourite saya. ‘Cinta adalah sesuatu yang tidak meminta balasan’. Begitulah seharusnya
arti cinta. Bagaimana menurut kalian?

Yang paling dekat dengan cinta adalah keluarga. Bukan keluarganya cinta uya kuya, tapi rasa cinta kekeluargaan. Contoh konkrit dari quote di atas adalah cinta dari seorang ibu. Terasa ‘kan bagaimana rasa sayang dan cinta ibu kepada kita tanpa meminta imbalan atau balasan? Bayangkan jika ibu menginginkan balasan dari apa yang sudah beliau lakukan untuk kita. Biaya beli susu, baju, mainan, jajan, jalan-jalan….tapi tidak lah ya, berlebihan sekali 😀

Di samping itu, apa yang melekat dengan kata ‘cinta’? Sudah saya bilang bukan uya kuya, tapi rasa kasih/mengasihi. Ada cinta pasti ada kasih, tapi ada kekasih belum tentu ada cinta 😀
Rasih kasih ini erat hubungannya dengan mencintai. Mencintai sesuatu berarti kita menyayangi sesuatu itu, dan rela mengasihi. Baik kasih perhatian ataupun kasih uang…..hehe.

“In love, the paradox occurs that two beings become one and yet remain two.”
[Erich Fromm]

‘Dua insan menjadi satu namun tetap ada dua’
Begitulah adanya cinta, Read the rest of this entry

Budaya + Sastra

Posted on

Sebelumnya telah dijelaskan tentang kebudayaan, apa arti kebudayaan, unsur-unsurnya, wujudnya, maupun faktor yang mempengaruhinya. Lalu apa sih hubungan antara budaya dan sastra?

Firstly, kita harus mengetahui apa arti sastra itu. Sastra (Sanskerta: शास्त्र, shastra) merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti “teks yang mengandung instruksi” atau “pedoman”, dari kata dasar śās- yang berarti “instruksi” atau “ajaran”. Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada “kesusastraan” atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.

Hmmm budaya merupakan suatu cara hidup, Read the rest of this entry

.:Fallacy – Explanation Part:.

Posted on

Evening here~

Howdy? Hope doing fine.

Remember the old post about Love is a Fallacy?
Though it had been explained by the genius, but now I will re-explain about the fallacies that appear on the story.
Enjoy 😀

1. Dicto Simpliciter
-> an argument based on an unqualified generalization.
ex: Exercise is good. Therefore, everybody should exercise.
truth: exercise isn’t good for a certain people, such as people who suffer heart disease.

2. Hasty Generalization
-> the generalization is reached too hastily.
ex: I can’t speak French. You can’t speak French. He can’t speak French. Nor she. Therefore I must conclude that nobody at this school can speak French.
truth: we can’t conclude the whole school just from a few people.

3. Post Hoc
-> blaming someone about something that isn’t related to him/her.
ex: Everytime we take him out with us, it rains.
truth: what the hell is his relation with the rain anyway? his ex?

4. Contradictory Premises
-> when the premises of an argument contradict each other, there can be no argument.
ex: If God can do anything, can He make a stone so heavy that He won’t be able to lift it?
truth: you shouldn’t think so hard about this. Just forget it.

5. Ad Misericordiam
-> appeal to other’s sympathy.
ex: When the boss asked a man what his qualifications are, he replied that he has a wife and 6 children, the wife is a helpless cripple, the children have nothing to eat, no clothes to wear… *sob sob*
truth: the boss didn’t ask about his family situation. basically the man just want the boss to pity him.

6. False Analogy
-> The situations are altogether different.
ex: Students should be allowed to look at their textbooks during exam. After all, surgeons have x-ray to guide them during an operation, carpenters have blueprints to guide them when they are building a house.
to tell you the truth: I agree with this. HAHA. But unfortunately, students aren’t in the same situation with doctors or carpenters. Students  are trying to improve their skill while doctors and carpenters are trying to show their skill.

7. Hypothesis Contrary to Fact
-> start with a hypothesis that isn’t true and then draw any supportable conclusions from it.
ex: If Madame Curie hadn’t happened to leave a photographic plate in a drawer with a chunk of pitchblende, the world today wouldn’t know about radium.
truth: The fallacy lays on the possibility of the event. It’s true that because of Madame Curie we nowadays know about radium. But it shouldn’t be Madame Curie, it can be someone else if Madame Curie hadn’t happened to leave a photographic plate in a drawer with a chunk of pitchblende.

8. Poisoning The Well
-> Accusing.
I bet you all know what accuse means. If not, use google translate!

Get what fallacy means?
And for you who haven’t read the story, go to the old post 😀