RSS Feed

Kelas-kelas Organisasi

Klasifikasi Organisasi Internasional, bisa juga disamakan dengan penggolangan ataupun pengelompokan. Klasifikasi tersebut dibuat berdasarkan jenis, bentuk serta sifat organisasi internasional tersebut. Berikutbeberapa pendapat dari para pakar hukum internasional tentang klasifikasi organisasi internasional :

1.Schemers
Beliau memberikan klasifikasi OI sebagai berikut :

  • Organisasi Internasional Publik ; sebuah organisasi yang didirikan berdasrkan perjanjian antar negara,dengan syarat bahwa organisasi tersebut harus didirikan berdasarkan PI, harus memiliki organ dandidirikan berdasrkan HI
  • Organisasi Privat Internasional ; Organisasi ini didirikan berdasrkan hukum internasional privat yangdalam hal inisudah masuk dalam yurisdiksi hukum nasional yang membidangi masalah privat dan tundukpada hukum nasional suatu negara.
  • Organisasi yang Berkarakter Universal ; Organisasi ini berkarakteristik univesalitas (global), ultimatenecessity (secara pesat organisasi ini menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi dalam level internasional)dan heterogenity ( dibangun atas dasar perbedaan pandangan politik, budaya serta perbedaan tahap kemajuan).
  • Organisasi Internasional Tertutup ; bahwa persekutuan tidak akan menerima keanggotaan selain darigroupnya atau komunitasnya secara terbatas.
  • Organisasi Antar Pemerintah ; Schemers membatasi pada organisasi antar pemerintah terbatas padaorgan tertentu, yakni eksekutif).
  • Organisasi Supranasional ; merupakan organisasi kerjasama baik dalam bidang legislasi, yudikasi daneksekutif bahkan sampai pada level warga negara.
  • Organisasi Fungsional ; sering disebut dengan organisasi teknis yang memiliki kekhususan dalambidang fungsi spesifik dari suatu organisasi.
  • Organisasi Umum ; sering disebut dengan political organization.

2. A. Leroy Bennet
Modern international organizations may be classified as intergovernmental organizations (IGO’s) andnon governmental organizations (NGO’s). Selain itu, beliau juga mengklasifikasikan OI antara privat dan publik, universal dan regional, tujuanumum dan tujuan khusus.

3. Bowett
Beliau mengklasifikasikan OI berdasarkan :

  • Fungsi : organisasi politik, organisasi administrasi, organisasi-organisasi yang mempunyai kompetensiluas dan organisasi-organisasi yang mempunyai kompetensi terbatas;
  • Sifat : global dan regional;
  • Perjanjian : antar negara dan antar pemerintah dan non-pemerintah;
  • Kewenangan : mempunyai kewenangan supranasional dan tidak mempunyai kewenagansupranasional.

4. T. Sugeng Istanto
Beliau mengklasifikasikan OI sebagi berikut :

  • OI Privat : organisasi dari badan bukan pemerintah melainkan orang-perorangan yang melakukan

Sebenarnya ada berbagai macam organisasi, tergantung dari segi memandangnya. Macam organisasi dapat dilihat dari berbagai segi yaitu dari jumlah puncak pimpinan, segi keresmian, segi tujuan, segi luas wilayah, segi sosial dan segi bentuk. Macam-macam bentuk organisasi dari segi tujuan yang hendak dicapai dibedakan menjadi organisasi niaga/ ekonomi dan organisasi sosial/ organisasi kemasyarakatan. Sedangkan organisasi regional dan internasional merupakan macam organisasi menurut luas wilayah.

Ruang Lingkup Organisasi Regional

Peran yang dimainkan oleh organisasi-organisasi regional sangat berbeda bergantung pada karakteristik organisasi tersebut. Karakteristik ini dipengaruhi oleh faktor geografis, ketersediaan sumber-sumber dan struktur organisasi. Perbedaan faktor-faktor ini akan mempengaruhi bentuk Organisasi Regional dan organ-organ yang menopangnya. Perbedaan karakter ini juga nantinya akan berpengaruh pada mekanisme dan prosedur penyelesaian konflik yang ditempuh untuk menyelesaikan sengketa antara anggota dalam sebuah Organisasi Regional.

Organisasi Internasional
Organisasi Internasional adalah suatu bentuk organisasi dari gabungan beberapa negara atau bentuk unit fungsi yang memiliki tujuan bersama mencapai persetujuan yg juga merupakan isi dari perjanjian atau charter. Contoh: PBB, ASEAN.

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan demi kelancaran jalannya sebuah organsisasi tersebut, antara lain :

1.     Sebuah organisasi harus memiliki pimpinan dan bawahan,
2.     Perlu adanya kerja sama dan koordinasi yang baik,
3.     Memiliki Visi dan Misi yang menjadi tujuan organisasi,
4.     Adanya pembagian tugas dengan baik pada para anggotanya,
5.     Memahami mekanisme proses pelaporan dari anggota paling

Dalam keorganisasian tentu terdapat suka dan dukanya, dan dukanya antara lain adalah adanya kendala yang dihadapi dengan beberapa batasannya. Keluasan rentang kendali dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik yang berhubungan dengan manajer maupun bawahan serta situasi pekerjaan. Sesuai dengan pendapat Stoner yang mengatakan bahwa rentang kendali tidaklah hanya diperhitungkan dari satu segi saja, melainkan dari beberapa faktor yang mempengaruhinya, yaitu: kondisi dan situasi pekerjaan, karyawan bawahan dan manajer.

Faktor yang membatasi rentang kendali dalam organisasi yaitu:

1.      Sifat dan terperincinya rencana
2.      Latihan-latihan dalam perusahaan
3.      Posisi Manager dalam perusahaan
4.      Dinamis & Statisnya Organisasi
5.      Efektivitas Komunikasi Tipe pekerjaan yang dilakukan
6.      Kecakapan & Pengalaman Manager
7.      Span of Personality and Energy
8.      Dedikasi dan Partisipasi bawahan.

Adapun selain hal-hal penting dalam membentuk organisasi, macam-macam organisasi, dan tipe-tipe organisasi, berikut akan dijelaskan mengenai bentuk-bentuk organisasi.

a.      Bentuk Organisasi Garis
Bentuk ini merupakan bentuk organisasi paling tua dan paling sederhana. Bentuk organisasi diciptakan oleh Henry Fayol. Biasa juga disebut dengan organisasi militer dimana cirinya adalah struktur organisasi ini relatif kecil, jumlah karyawan yang relatif sedikit, saling kenal, dan spesialisai kerja yang belum begitu rumit dan tinggi.

Salah satu kebaikannya adalah kesatuan komado terjamin baik karena pimpinan berada pada satu tangan.

Salah satu keburukannya adalah seluruh organisasi tergantung pada satu pimpinan (satu orang) dimana bila pimpinan tersebut berhalangan maka organisasi tersebut akan mandek atau hancur.

b.     Bentuk Organisasi Fungsional
Bentuk ini merupakan bentuk di mana sebagian atau segelintir pimpinan tidak mempunyai bawahan yang jelas karena setiap pimpinan berwenang memberikan komando pada bawahannya. Bentuk ini dikembangkan oleh FW Taylor.

Kebaikannya;

Salah satu kebaikannya adalah pembidangan tugas-tugas jelas.

Salah satu keburukannya adalah karena adanya spesialisasi kerja maka akan sulit untuk mengadakan tour of duty.

c.    Bentuk Organisasi Garis dan Staff
Bentuk ini umumnya dianut oleh organisasi besar, daerah kerja yang luas, mempunyai bidang tugas yang beraneka dan rumit serta jumlah karyawan yang banyak. Bentuk ini diciptakan oleh Harrington Emerson.

Salah satu kebaikannya adalah dapat digunakan pada setiap organisasi yang besar, apapun tujuannya, luas organisasinya,dan kompleksitas susunan organisasinya.

Salah satu keburukannya adalah sesama karyawan dapat terjadi tidak saling mengenal, solidaritas sulit terbangun

Sources: Klasifikasi Org. Internasional, Organisasi

About サクラ

People call me Eri, so feel free to call me Eri ^^ よろしく!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: